Kamis, 11 Juli 2019

Rindu





Akankah semua kembali seperti dahulu
Bisakah aku menggapaimu
Menghabiskan waktu hanya denganmu
Akankah ketiadaan menjadi ada
Dan pagi yang senantiasa mewarnai hari hari kita

Akankah kau seperti dahulu
Memarahiku ketika aku salah
Kau membenarkan kerah kemejaku yang tidak karuan
Akankah kau membelaiku seperti dahulu

Akankah hatimu yang begitu beku yang bahkan aku tidak tau bagaimana cara meluluhkanmu
Akankah kita bisa melengkapi satu sama lain
Seperti gunung dan angin yang hembuskannya selalu membuat orang cemburu
Atau seperti batang pepohonan di gunung mandalawangi yang sejuknya menusuk sampai kalbu

Bisakah aku memutar balik dunia paralel
Hingga aku bisa memasuki pikiranmu setiap kau hendak tidur
Ketahuilah setiap hari aku memikirkanmu
Ketahuilah aku mencintaimu nona

Senin, 08 Juli 2019

Esensi Cinta


Apa yang membedakan antara cinta dan nafsu?
       Pertanyaan itu mungkin sering terlontar dari jiwa yang merasa ada suatu energi yang tidak bisa dimengerti oleh orang orang yang masuk kedalam jiwanya. Energi seperti menarikmu dari hal hal yang awalnya menurutmu mustahil dilakukan tapi ternyata kau rela mengejarnya. Ya itulah cinta, datang entah darimana yang bisa menggerakan seluruh kemampuan kita diluar nalar. Ia datang bukan hanya sekedar diselimuti nafsu ingin memiliki, tapi ia seperti rasa yang sulit untuk didefinisikan yang akan membuat hidupmu lebih berwarna, perkaran negatif dan positifnya itu semua tergantung persepsimu.
     Bulan Februari 2019, tepat dimana aku mengenal seorang wantita yang membuat hidupku berbalik 360 derajat, dialah Rumeysa yang kukenal. Wanita yang mengajariku secara tidak langsung mengenai apa arti dari berjuang dalam cita cita, berjuang terhadap cita cita, berjuang terhadap agama, dan berjuang menjadi manusia yang menghargai manusia lainnya. Dia adalah wanita yang mengubah cara pandangku terhadap islam. yang dari awal aku berfikir bahwa menjadi liberal dan skeptis adalah sikap yang paling sempurna dalam menjalani hidup dan lika likunya. Namun ternyata itu salah, secara tidak langsung dia mengajariku bahwa islam tidak seperti yang aku kira.
     Yah secara akhlak dan kepribadian aku jauh dari kata sempurna, namanya juga manusia. Tapi menjadi lebih baik dari hari kehari adalah suatu keharusan yang harus dimiliki. kita pernah saling berjanji untuk saling bertemu dan kau akan mengajaku bermain badminton bersama teman temanmu, tidaklah kamu ingat itu ?
     5000 Mill jarak dan jutaan samudra beserta milyaran udara memisahkan Bandung dan Istanbul. ketahuilah suatu saat nanti aku akan menemuimu tepat didepan Aya Sofya yang akan menjadi saksi betapa aku mencintaimu Rumeysa, semoga Allah merestuiku menemuimu.