Bisakah aku menggapaimu
Menghabiskan waktu hanya denganmu
Akankah ketiadaan menjadi ada
Dan pagi yang senantiasa mewarnai hari hari kita
Akankah kau seperti dahulu
Memarahiku ketika aku salah
Kau membenarkan kerah kemejaku yang tidak karuan
Akankah kau membelaiku seperti dahulu
Akankah hatimu yang begitu beku yang bahkan aku tidak tau bagaimana cara meluluhkanmu
Akankah kita bisa melengkapi satu sama lain
Seperti gunung dan angin yang hembuskannya selalu membuat orang cemburu
Atau seperti batang pepohonan di gunung mandalawangi yang sejuknya menusuk sampai kalbu
Bisakah aku memutar balik dunia paralel
Hingga aku bisa memasuki pikiranmu setiap kau hendak tidur
Ketahuilah setiap hari aku memikirkanmu
Ketahuilah aku mencintaimu nona

