PEJUANG SANTAI Short Version
1.
Dia
Adalah Rizki
Rizki
sesuai dengan makna dari namanya RizkiàEkonomi. Anugerah nama yang meiliki makna luar
biasa, sebagai doa dan harapan yang terseleip oleh seorang ibu agar diberi
rezeki yang amat besar nantinya. Sesuai dengan namanya dia pribadi yang gemar
berbisnis, terutama bidang fashion. Yang menjadi ciri khas diantara kami hanya
dia yang paling menonjol dalam masalah bisnis, juga telah memiliki passion atau
cirikhas dari setiap produk produk yang ia pasarkan. Akantetapi sahabat
tetaplah sahabat, seringkali kami memanggilnya dengan sebutan aneh, konon
katanya dengan begitu persahabatan menjadi lebih lengket tanpa adanya
kepalsuan. Dibalik anugrah nama yang diberikan seorang ibu dengan penuh harap
dan yakin kami biasa memanggilnya dengan panggilan Gembel, entah darimana
kami dapat filosofi seperti itu, maafkan kami tuhan. Mungkin esensi yang
dimaksud adalah ciri khas dirinya yang tampil apa adanya tidak mengikuti zaman
yang serba aneh, juga tidak terkesan di buat buat. Walaupun demikian dia
tetaplah dia tidak bisa menjadi aku,kamu ataupun mereka dia tetap bisa tampil
prima dalam masalah style.
Kepribadian
memang unik begitu petuah Sigmun Freud , tanpa diketahui banyak orang dia memiliki
sisi paling liar dalam hidupnya, mata dan pikirannya menyeringai membahana
teramat ganas, mulutnya seperti harimau liar yang ketika kamu dengarkan
cerita-ceritanya cukup membuat anda tertawa hingga paranoid, terutama mengenai
cerita-cerita dibalik sisi indah para perempuan mengenai apa yang tidak
diketahui laki-laki pada umumnya, atau hanya sekedar pengalaman lucu yang dia
alami.
walaupun
kepiawannya seputar perempuan, ia memiliki sisi lemah dalam dirinya, betapa
tidak, kisah cintanya dengan beberapa wanita yang kerap kali membuahkan
kegagalan, mulai dari ilfeel karena aroma badan teman kencannya, hingga gagal
finish akibat beberapa kali terjatuh di tikungan, maksud saya bukan berbicara
balapan motor maupun mobil, tapi yang saya maksud adalah sengitnya tikung
menikung beberapa pria yang berlomba sangat sengit untuk mendapatkan cinta
seorang adik kelas yang lumayan cantik, kami semua menjadi saksi bisu
terjatuhnya seorang raider di arena, menurutnya ban nya licin hingga di
beberapa tikungan ia harus jatuh bangun yang sontak membuat kami sebagai
seorang sahabat mau tidak mau selalu mendukungnya walaupun ia gagal mencapai
finish tetapi kerapkali menjadi celotehan kami yang membuat semuanya terkesan
lucu.
2. Zulfikar, Melengkungnya Busur Sang
Penakluk
Zulfikar/Syafrizal/Sapri/izul
entah apa panggilannya, membuat kami bingung karena banyak orang memanggilnya
dengan sebutan yang berbeda-beda, kami memanggilnya Izal sebagai nama
persahabatan.
Berbicara
mengenai keadaan fisik ia paling tampan diantara kami, wajahnya yang ke
arab-araban menjadi ciri khas dengan icon hidungya yang mancung. paling
menonjol diantara kami dalam masalah
percintaan karena sering kali berganti-ganti pasangan.
Tuhan
memang adil kepada hambanya yang meminta keadilan, diakhir cerita ia menjadi
seorang jomblo yang paling menyedihkan diantara kami, kerap kali melabeli
dirinya dengan kata ‘Sad Boy’, suatu julukan yang ironis, tapi cukup membuat
kami merasa sejajar denganya.
Dalam
masalah kepribadian, dia memiliki kepribadian yang sangat unik, kejenekaanya
tatkala berbicara sering kali membuat suasana di kelas menjadi bising akibat
kelucuan yang dilakukannya. Sampai suatu ketika ia berniat memanjangkan rambutnya hingga tak di pangkas
untuk waktu yang cukup lama, dengan panjang rambut yang hampir menutupi hidung itu ia datang menemui kami
seraya meminta pendapat mengenai style rambutnya itu, aku yang sendari dulu
mengamati pertumbuhan rambutnya lantas memberi pendapat untuk tidak di potong
hingga Ujian Nasional tiba, maksudku bukan untuk memujinya tapi kebahagianku
yang terkesan jahat melihat raut mukanya yang berminyak dengan jerawat yang
diakibatkan rambutnya itu mengeluarkan minyak berlebihan kerapkali membuat
sel-sel di otaku ikut tertawa, dalam hati.
Berbicara
mengenai hobi masing-masing, dia seorang penyenang musik, diantara kami semua memang hampir seluruhnya
di isi oleh pribadi-pribadi menggemar musik entah memainkan ataupun hanya
sebagai penikmat saja. Dia menyukai musik cadas ber-gendre Post-Hardcore,
Emotional ah pokonya yang mempunyai ciri khas baju baju yang ketat, celana
seperti lagging juga rambut yang menutupi mata sebagian, ciri khas yang begitu menonjol adalah lagu
lagunya yang kerap kali bercerita mengenai percintaan yang dipaksakan menjadi
suatu lagu metal kami menyebutnya Hardcore
galau. Tatapi seni tetaplah seni walaupun demikian itu hanya celotehan
saja, saya tidak bermaksud mengintimidasi jenis aliran musik apapun, ormas,
maupun agama manapun.
Tergabung
dalam sebuah band bergendre post-hardcore
ia menjadi seorang vokalis di band tersebut atau lebih dikenal dengan sebutan
frontman, berhasil melahirkan sebuah demo single pertama mengisahkan kedepresian seseorang terhadap
cinta yang di alaminya.
Dengan
bandnya itu ia kerapkali manggung kesana kemari hingga ke jakarta, singlenya itu berhasil membuahkan prestasi
gemilang dalam ajang CD komplikasi Kickfest, tak jauh dengan Izal seputar
hingar bingar musik cadas, sahabatku Rizki juga bergelut di dunia musik dengan
menjadi vokalis dalam suatu band yang sangat bertolak belakang dari karakter
musik Izal yakni dengan gendre Hardcore/Trash-Hardcore,
berhasil membuahkan beberapa lagu yang cukup berdistorsi dalam telinga dengan
lirik-liriknya yang menggambarkan sebuah penolakan,
kebebasan,perlawanan,penindasan juga gairah seorang pemuda.
Walaupun
kerap kali manggung kesana kemari hingga kerapkali satu panggung dengan band
hardcore luarnegri, Rizki memutuskan untuk vakum dan fokus terhadap bisnis
clothing yang di rintisnya itu, hanya Izal yang masih bermain hingga kini, dan
rencananya akan mengeluarkan single ke-2nya yang berkisah tentang kisah-kisah
para dewa tuturnya lihat saja.
Tak
beda dari kami semua dia tetaplah dia, menjadi anggota perkumpulan konyol
diantara kami, kami biasa menyebutnya KKC sebuah singkatan berbau porno yang
kami sembunyikan identitasnya menjadi nama yang terkesan konyol, dipaksakan,
tapi realita yaitu sebuah perkumpulan bernama Kami Kurang Cinta, semua orang didalamnya berisikan orang-orang
normal pada umumnya namun memiliki sisi liar dibalik jubah wajahnya tanpa disadari
banyak orang di kelasku.
Menyimpan
sisi liar dalam dirinya, kami menyebutnya serigala kelaparan,hal itu disebabkan
karena matanya yang kerap kali mendadak tajam melihat para kaum hawa, juga
sebagai seorang pencinta blue films
addict sesuai untuk karakter serigala kelaparan. Namun sisi gelap juga liar
tidak sepenuhnya menyelimuti kami semua, bertindak kewajaran sebagai seorang
beragama tetap ada dalam diri kami semua.
Soal
cinta ia memiliki Trik seperti bahasa Mario Teguh yang sungguh menyejukan jiwa
membuat para perempuan-perempuan yang terkena jurus mautnya baper. Akantetapi
kita tidak mengetahui apakah yang di bicarakan Mario Teguh merupakan pengalaman
hidupnya atau hanya sebuah petuah omong kosong yang keluar dari mulutnya. Anda
mungkin tahu maksud saya atau juga mungkin karena keseringan membaca
buku/artikel yang berhubungan dengan trik jitu mendapatkan pacar idaman.
Perjalanan
tidak senantiasa lurus adakalanya kita berbelok menanjak, walaupun melawan
terjalan batu batu kerikil begitupun cinta, ia pernah mengalami kegagalan dalam
urusan cinta. Yang saya tahu ketika yayasan sekolah kami menylenggarakan
tournament cabang bola basket antar sekolah tingkat SMP. Kami semua sontak
bergembira dengan adanya kegiatan tersebut karena untuk menghilangkan kepenatan
pertambahan jam pelajaran mendekati Ujian Nasional.
Dalam
suatu pertandingan kami semua tertuju pada salah satu pemain basket perempuan
tatkala ia berlari menggiring bola dengan penuh percaya diri serentak menyita
perhatian kami semua. Kami lihat sejauh mata memandang perempuan itu memiliki
rona wajah yang cerah, rambut yang diikat lurus bagai bidadari yang bermain
kesana kemari dalam cerita jaka tarub.
Usut
punya usut seperti dalam cerita Samson atau serial Super Dede yang
menggambarkan mengenai jiwa laki, izal berlari menghampiri perempuan itu
bermaksud mengajakanya berkenalan, kami berlari mngendip ngendip mengikutinya
sembari bermaksud menyaksikan pria itu menunjukan sisi kejantananya. Dengan
percaya diri dia mengulurkan tagannya untuk berkenalan. Naas nya petualangan pria
itu tak seperti yang kami ekspektasikan, dengan gagah berani perempuan itu
memalingkan wajahnya sembari menghampiri temannya tanpa ada kata yang terucap.
Salah satu temanya dengan lantang menyebutkan bahwa perempuan itu sudah
memiliki pasangan. Kejadian itu sontak membuat kami tertawa terbahak-bahak
karena tidak hanya itu mungkin karena sudah lama kami menjomblo, melihat
perempuan menjadi fatamorgana, awalnya yang kami lihat adalah sosok perempuan
yang sangat cantik ternyata ketika terlihat dari dekat laksana cerita ceu Mimin
yang kerap kali di ceritakan oleh temanku, indah laksana Pevita Pearce dari
belakang namun dari depan terkesan seperti seekor burung hantu.
Tak
hanya itu dibalik parasnya yang ke Arab-araban ia memiliki kakak perempuan yang
kerap kali membuat kami berekspektasi aneh-aneh, tak kami duga kakanya cantik
jelita, hampir semua dari kami menyimpan rasa suka padanya.
2. Rihan,
Pemuda Segudang Mistis dan Takhayul
Rihan
adalah salahsatu dari kami, rambut keribo menjadi pembeda diantara kami semua,
yah rambutnya yang keriting membulat membuat dirinya tampil kece ala ala anak
tahun 70an, bukan karena hasil rekayasa salon-salon, rambut uniknya itu
terbentuk oleh gen dari orang tuanya melalui proses biologis yang sangat
panjang juga melelahkan.
Selain
keunikan rambutnya, yang menjadi pembeda diantara kami semua sangatlah mudah
untuk ditebak, dia menyenangi pakaian-pakaian era tahun 70 ketika Elvis Presley
masih berjaya. Bukan karena apa dan bagaimana celana semi cutbray dibalut
dengan pakaian yang ke rock and rollan di hiasi rambut bulat anda pasti sudah
mengenali Rihan dari kejauhan.
Dia
cenderung memiliki sifat humoris seperti yang lain pada umumnya, hanya saja
jika familliar orang di perkumpulan kami berjenaka melalui cerita-cerita
kehidupan yang mereka alami, ataupun hanya sekedar menertawakan orang lain yang
rutin kami lakukan pada jam istirahat ataupun sepulang sekolah. Lain lagi bagi
Rihan, kejenekaannya hanya sedikit mengenai peristiwa hingar bingar kehidupan.
Dia beda dari yang lain dalam hal bercerita akan sesuatu yang membuat otak kita
serasa sinting.
Cerita-cerita
yang iya paparkan senantiasa berbau mistis dan takhayul yang biasa orang
lupakan di zaman yang serba moderen ini. Tapi lain lagi menurut versinya,
ketika kita biasa mendengar cerita mistis ataupun takhayul, jiwa kita merespon
akan sebuah rasa ketakutan bahkan paranoid yang luar biasa sehingga sedikit
terlihat lebay. Apa yang di ceritakan Rihan ini justru cerita-cerita mistis
yang membuat semua pendengarnya penasaran juga terkesan seperti bercandanya
laki-laki.
Pernah
suatu ketika bel istirahat berdering menandakan kemerdekaan untuk kami semua,
serempak kami bergegas menuju basecamp untuk berwara-wiri ataupun sekedar jajan
di kantin. Dia memulai obrolan, kali ini bercerita seakan barusaja mendapatkan
ilmu hasil dari semedi. Karena biasanya apa yang diceritakannya selalu menarik
perhatian kami, kami dengan khusu mendengarkan ilmu saktinya tersebut.
Menurutnya iya mendapatkan suatu
cara untuk membuat perempuan tiba-tiba terangsang tanpa media fisik secara
langsung. Hal itu membuat kami semua semakin tertarik dengan ilmu barunya itu
karena kami pikir itu adalah hal yang sangat nakal dan lucu, reseptor itu
mengalir melalui stimuli sensori menuju otak, tidak, lebih tepatnya menuju
sumsum tulang belakang atau medula spinalis yang mengatur refleks manusia,
sehingga membangkitkan sisi liar kami.
Kisah dari A sampai Z kami dengarkan
dan cermati, mula mula iya bercerita mengenai keberhasilan kambing percobaannya
hingga persyaratan yang harus disiapkan sebelum memulai aksi liar tersebut.
Namun apa yang membuat kami tidak habis pikir adalah keterkaitan makhluk tidak
berdosa dalam praktik ini. Menurutnya satu buah Leunca menjadi syarat utama dalam ilmunya kali ini. Konon katanya
buah leunca itu sebagai pengganti
atau pemindahan media sentuh seperti kulit kedalam buah leunca disertai jampe-jampe yang menjadi syarat terakhir. Hal itu
terkesan aneh dengan menjadikan buah tak berdosa itu sebagai media, namun sisi
liar kami berkata lain jika tidak mencoba tidak mendapatan berkah, itu adalah
ilmu sakti juga geratis maka manfaatkan dan lakukanlah.
Tanpa pikir panjang kami menyetujui
persyaratan tersebut, bermaksud melakukan percobaan pada salahsatu guru yang
akan mengajar saat jam berikutnya. Langkah demi langkah telah kami ikuti,
berbagai persyaratan telah kami siapkan tinggal memulai aksi bedjad ini.
Jam istirahatpun berlalu tiba
saatnya kami mengamalkan ilmu yang diperoleh Rihan ini, mula mula dengan
mengambil satu butir buah leunca yang
kami ganti dengan serobek kertas kecil yang di gulung membentuk buah leunca dilanjutkan dengan membaca
mantra dengan konsentrasi penuh. Lima menit kemudian ritual selesai kini jemari
tangan kami menari erotis kesana sini memainkan gulungan kertas tadi sembari
melihat respon apakah yang terjadi terhadap korban.
Sepuluh menit berlalu belum ada
tanda-tanda yang terlihat hingga aku berpikir semuanya adalah bullshit, namun
kawanku yang lain tetap sabar sesabar menahan godaan mantan yang menjadi
cantik. Dan tiba akhirnya klimaks pertama, korban semakin risau tak karuan
memandangi wajah kawanku. Mungkin bukan karena khasiat ilmu tersebut pikirku,
akan tetapi karena tatapan wajah mesum dari kawanku yang terus memelototi
korban.
Selain bercerita mengenai itu, kerap
kali Rihan menceritakan cerita mengenai kesenian tarian kuda lumping, yaiu
sebuah kesenian yang dimainkan sekelompok orang menggunakan media dogdog
sebagai musiknya dan juga setan atau jin sebagai objek yang di masukan kedalam
tubuh manusia untuk menari, atau kisah pak macan yang menurut saya terkesan
aneh dan takhayul.
Sedang bila berkisah mengenai
asmara, Rihan merupakan pribadi yang sangat tertutup, seingatku dia pernah
berpacaran dengan salah satu perempuan di SMA kami, wajahnya bersih dan
mempesona. Iya berhasil menaklukan hati perempuan itu, hingga jadian hanya
beberapa bulan setelah kejadian tragis menimpanya, yaitu tatkala iya hendak
berliburan dengan salah satu kerabatnya ke Yogyakarta hingga beberapa minggu
lamanya, juga bermaksud untuk bersilaturahmi kepada kerabatnya disana,
bermaksud agar mendapat losmen geratis katanya. Namun sayang niatnya berliburan
itu kandas setelah kerabatnya disana malah menyuruh nyuruhnya untuk jaga warnet
hingga kerja peroyek pembangunan, sampai sampai iya kewalahan dan akhirnya
tidak berkomunikasi sama sekali dengan pacarnya itu.
Hampir tak ada kabar darinya
semenjak iya memutuskan liburan, sampai sampai tatkala pulang iya diputuskan
tanpa sebab oleh pacarnya tersebut. Al hasil hingga kini iya menjomblo.
4. Berkelana
di Dunia Antah Berantah
Telah aku
paparkan teman-temanku sebagai tokoh dalam cerita didalam tulisan ini walaupun
serasa singkat. Dan aku sendiri adalah salahsatu jebolan alumni dari SMP
terbaik di daerahku, berbekal pengetahuan, pengalaman, dan ambisi awalnya aku
hendak mendaftarkan diri di salah satu SMK terbaik di kota Bandung, namun
karena faktor orang tua yang tidak mengijinkanku untuk bersekolah jauh, juga
dalam pertimbangan agama aku dipaksa masuk kedalam sekolah yang bernuansa
islam.
Awalnya aku
terus saja menolak keinginan orang tuaku itu, namun tatkala aku merenung ada
benarnya juga keinginan orangtuaku itu, bahwa pendidikan agama adalah sebaik
baiknya pondasi. Akhirnya aku mengurungkan niat untuk bersekolah di kota
Bandung, dan memutuskan untuk mendaftarkan diri kesalahsatu SMA suwasta
bernuansa keagamaan yang konon katanya adalah salah satu SMA suwasta terbaik
se-Bandung Timur. Hingga akhirnya aku
diterima disana.
Hari demi hari
berlalu setelah pengumuman kelulusan di SMA itu, hingga jatuh saatnya bagiku
untuk mengikuti serangkaian MOPD yang menjadi tradisi bagi siswa baru dalam
rangka pengenalan masa SMA, walau pada kenyataanya kegiatan tersebut hanyalah
kegiatan pemborosan, juga tidak sedikit kakak kelas yang mengerjai siswa baru.
Aku didandani laksana seorang badut atau juga dikatakan orang gila dengan
menggunakan tas dari ember pelastik, berpita, juga bertali sepatukan pelastik
sedotan.
Hari itu sangat asing
bagiku disana, karna bagaimana tidak, semua kawanku di SMP bersekolah dikota
Bandung, hanya aku yang terjebak disini pikirku. Semua itu kadang membuatku
bosan dan aneh tatkala akumembiasakan beradaptasi dengan lingkungan dan kultur
disana. Pemikiran juga bagaimana cara bercanda sangat berbanding terbalik tatkala
aku masih berseragam SMP. Karena bagaimana tidak yag tadinya saat aku SMP
bicara pun wajib menggunakan bahasa Indonesa, sedang disini kebanyakan
menggunakan bahasa kedaerahan.
Hal itu sontak
membuatku sulit beradaptasi disana. Takbanyak yang bisa ku ceritakan pada awal
mulai mengikuti serangkaian kegiatan MOPD di sekolah baruku, namun ada yang
membuatku sangat terkesan yaitu ketika ekskul-ekskul di SMA ku itu menjukan
kebolehannya di bidangnya masing masing.
Yang menjadi
pusat perhatianku adalah ekskul teater yang menurutku membuat para siswa baru
terkesan. Bagaimana tidak kelucuan dan tingkahnya seperti tidak punya rasa
malu, bahkan sampai ada salah satu anggota teater yang menyamar sebagai siswa
baru yang idiot bahkan terkesan orang gila, yang membuat kegaduhan juga masalah
semasa MOPD.
Juga tatkala
ekskul tarung derajat menunjukan demo aksi aksi beladiri brutal dan berkelasnya
menaklukan para bandit di jalanan, sontak membuatku terkagum kagum. Hingga
akhirnya aku memutuskan untuk masuk ekskul tersebut walau tak lama. Namun ada
beberapa pengalaman yaitu pertamakalinya bagiku yang membuat kejadian itu
teringat hingga kini yaitu tatkala salah satu ekskul vocal menunjuk salah satu
peserta MOPD untuk berpartisipasi, sontak segala penjuru menunjuk kepada
seorang peserta perempuan di sebelah lokal ku, hingga iya memberanikan diri
untuk bernyanyi dihadapan seluruh peserta MOPD. Dan tatkala alunan musik
berbunyi dan iya menunjukan bakatnya dalam bernyanyi seketika suasana di siang
hari itu menjadi sunyi, betapa tidak tidak aku bayangkan sekolah yang identik
dengan agama ini menyimpan sebutir berlian yang cantik juga suara yang nyaring,
aku lihat kanan dan kiri semuanya tertuju pada gadis itu dengan mata yang
menggambarkan kekaguman bahkan lebih dalam lagi, dan tak aku sangka aku pun
demikian.
Mungkin kejadian
itu adalah pertamakalinya aku lihat perempuan itu yang di dalam cerita
selanjutnya dia menjadi pemanis dalam cerita kali ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar